Marcus Rashford: Bintang di Lapangan Hijau, Bintang di Hati Anak-anak Miskin
search

Marcus Rashford: Bintang di Lapangan Hijau, Bintang di Hati Anak-anak Miskin

Zona Barat
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. (Foto: The Independent, Twitter).

Politeia.id -- Bintang Manchester United, Marcus Rashford mendesak pemerintah Inggris untuk memberikan lebih banyak kupon makan gratis kepada anak-anak miskin, menyebut belas kasih dan empati kepada mereka sebagai bagian dari "apa artinya menjadi orang Inggris."

Dilansir theguardian.com, pesepakbola 22 tahun itu meminta semua orang untuk bermurah hati dan membantu daripada menghakimi anak-anak dalam keluarga yang mengalami masa-masa sulit.

“Apapun perasaan, pendapat atau penilaian Anda, kemiskinan dan kekurangan makanan tidak pernah menjadi kesalahan anak-anak,” katanya. “Ayo lindungi anak-anak kita. Mari bergandengan tangan dan berdiri bersama untuk mengatakan bahwa ini tidak dapat diterima, bahwa kita bersatu dalam melindungi anak-anak kita."

“Saat ini, jutaan anak menemukan diri mereka di lingkungan yang paling rentan dan mulai mempertanyakan apa arti sebenarnya menjadi orang Inggris. Saya meminta Anda semua hari ini untuk membantu saya membuktikan kepada mereka bahwa menjadi orang Inggris adalah sesuatu yang bisa dibanggakan.”

Striker Setan Merah itu telah meluncurkan petisi online yang meminta pemerintah untuk melanjutkan pemberian kupon makan gratis kepada lebih dari 1,5 juta anak dari keluarga miskin. Sekitar 1,4 juta anak mendapat kupon makan gratis sebelum pandemi, dan hampir satu juta diperkirakan baru mendaftar dalam beberapa pekan terakhir.

Rashford, yang dianugerahi MBE (Most Excellent Order of the British Empire) pada peka lalu karena perjuanganya untuk anak-anak yang rentan, telah menjadi juru kampanye anti-kemiskinan yang luar biasa, berhasil mendorong pemerintah membagikan kupon makanan senilai 15 poundsterling per pekan kepada sekitar 1,3 juta anak kurang mampu saat liburan musim panas selama pandemi virus corona.

Kupon tersebut diharapkan bisa membantu anak-anak untuk mendapatkan makanan gratis, menyusul ditutupnya aktivitas sekolah selama pandemi Covid-19. Biasanya, anak-anak kurang mampu di Inggris memperoleh makanan gratis dari kantin sekolah.

Namun, sejak awal Juni 2020, Pemerintah Inggris memutuskan untuk menghentikan pembagian kupon tersebut. Mereka beralasan, penghentian sesuai dengan libur musim panas sekolah pada Juli mendatang.

Rashford menyayangkan keputusan tersebut. Penyerang Timnas Inggris itu meminta kebijakan pemberian kupon makan kepada anak-anak kurang mampu tetap diteruskan. Apalagi saat ini merupakan situasi sulit akibat virus corona.

Kelaparan adalah Masalah Kemanusiaan

Dalam berbagai kesempatan, Rashford mengatakan kepalaparan adalah masalah kemanusiaan, mengundang setiap orang untuk telibat dalam mencari solusinya. Di hadapan kemanusiaan, katanya, setiap orang sama, lepas dari perbedaan-perbedaan yang ada.

"Ini bukan tentang politik; ini tentang kemanusiaan. Melihat diri kita di cermin dan merasa seperti kita melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi mereka yang kurang mampu, karena alasan atau keadaan apa pun, melindungi diri mereka sendiri. Selain afiliasi politik, tidak kah kita semua setuju tidak ada anak yang harus tidur dengan kelaparan?" tulis Rashford dalam surat terbukanya kepada Pemerintah Inggris.

"Kelaparan di Inggris adalah pandemi yang dapat menjangkiti generasi berikutnya jika kita tidak memperbaikinya sekarang. Sementara itu 1,3 juta anak-anak di Inggris terdaftar untuk memperoleh makanan gratis di sekolah, seperempat dari anak-anak tersebut belum diberi dukungan sejak sekolah diperintahkan untuk ditutup."

"Kami mengandalkan orang tua, yang banyak di antara mereka telah kehilangan pekerjaan akibat COVID-19, untuk menjalankan peran sebagai guru pengganti ketika lockdown, berharap anak-anak mereka akan cukup fokus untuk belajar, dengan hanya sebagian kecil dari kebutuhan gizi mereka terpenuhi selama periode ini."

Galang Donasi Hingga 20 Juta Poundsterling

Rashford merupakan satu di antara pesepak bola yang peduli dengan asupan gizi dan makanan anak-anak di Inggris. Dia pun sempat melakukan penggalangan dana pada April lalu, dan terkumpul hingga 20 juta poundsterling.

Seluruh dana tersebut diserahkan kepada badan amal, FareShare. Nantinya, FareShare mendistribusikan makanan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdampak pandemi virus corona.

"Sebagai orang kulit hitam dari keluarga berpenghasilan rendah di Wythenshawe, Manchester, saya bisa menjadi contoh lainnya. Karena tindakan tanpa pamrih dari ibu saya, keluarga saya, tetangga saya, dan pelatih saya, satu-satunya statistik yang saya asosiasikan adalah gol, penampilan, dan laga."

"Saya akan menganggap diri saya sendiri, keluarga dan komunitas saya tidak adil, jika saya tidak berdiri di sini hari ini dengan menyuarakan di platform saya dan meminta bantuan Anda."

"Pemerintah telah mengambil pendekatan `apa pun yang diperlukan` untuk ekonomi. Saya meminta Anda hari ini untuk memperluas pemikiran yang sama untuk melindungi semua anak yang rentan di seluruh Inggris. Saya mendorong Anda untuk mendengar permohonan mereka dan menemukan kemanusiaan Anda."

"Harap pertimbangkan kembali keputusan Anda untuk membatalkan skema kupon makanan selama periode liburan musim panas dan menjamin perpanjangannya," tulis Rashford.

Tag:
comments