Target Selesai 2021, Pemprov NTT Sediakan Internet Gratis di Tujuh Kawasan Wisata Unggulan
search

Target Selesai 2021, Pemprov NTT Sediakan Internet Gratis di Tujuh Kawasan Wisata Unggulan

Zona Barat
Tradisi tangkap paus Lamalera, Flores, NTT. Foto: Istimewa

Politeia.id--Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan penyediaan layanan internet gratis bagi warga di tujuh kawasan wisata unggulan yang dibangun berbasiskan komunitas masyarakat akan selesai 2021. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi NTT, Abraham Maulaka menjelaskan akses internet gratis tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan promosi berbagai prodak wisata dan budaya setempat.

"Akses internet gratis untuk memudahkan warga di sekitar tujuh kawasan tourism estate untuk mempromosikan destinasi wisata, produk-produk usaha, budaya dan sebagainya. Targetnya akan tersedia di tahun 2021," kata dia dilansir dari Antara, Rabu (14/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan penyediaan layanan internet gratis tersebut untuk membenah akses internet di tujuh kawasan wisata unggulan yang dibangun Pemprov NTT menggunakan APBD provinsi.

Ia menyebut Ketujuh kawasan wisata itu di antaranya, Pantai Liman di Pulau Semau Kabupaten Kupang, Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao, Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan, Koanara Kabupaten Ende, Wolwal Kabupaten Alor, Kampung Adat Praimadita Kabupaten Sumba Timur, dan Lamalera Kabupaten Lembata.

 "Layanan internet gratis diharpakan nantinya kawasan wisata tersebut semakin menggeliat dengan arus kunjungan wisatawan yang meningkat sehingga berdampak meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," beber Abraham.

Abraham menjelaskan, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat berserta Wakilnya Josef Nae Soi mendukung upaya penyediaan layanan interner di kawasan tersebut. Ia menambahkan pihaknya berkoordinasi melalui pembahasan anggaran untuk penyedian layanan intenet gratis.

"Selain itu kami juga sudah lakukan upaya antisipasi melalui kerja sama dengan provider di bawah perusahaan Telkom, termasuk dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) untuk menyediakan layanan ini," katanya lagi.

Meski demikian ia menjelaskan ketujuh kawasan wisata itu saat ini sudah dijangkau jaringan internet namun jika warga setempa tidak memiliki biaya sendiri untuk membeli pulsa data maka tetap tidak bisa mengakses internet.

"Karena itu pemerintah perlu menyediakannya dan bapak gubernur dan wakil gubernur sangat serius untuk mewujdukan ini," katanya.

Tag:
comments