Setelah Era JK, Ini 3 Kepala Daerah dari Indonesia Timur yang Berpeluang Masuk Bursa Pilpres 2024
search

Setelah Era JK, Ini 3 Kepala Daerah dari Indonesia Timur yang Berpeluang Masuk Bursa Pilpres 2024

Zona Barat
Tiga kepala daerah dari Indonesia Timur berpotensi masuk bursa Pilpres 2024. Foto: Ilustrasi.

Politeia.id -- Survei yang dilakukan KedaiKOPI pada periode 10-19 April memperlihatkan kans tiga kepala daerah dari Indonesia Timur yang untuk masuk bursa Pilpres 2024.

Survei bertajuk "Peluang dari Timur" ini diselenggarakan dengan menggunakan metode wawancara tatap muka kepada 1.215 responden yang berada di 34 provinsi dengan margin of error 2,81 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio mengatakan, hasil survei ini bisa menjadi pertanda bahwa akan ada tokoh dari Indonesia Timur di Pilpres 2024 yang muncul setelah kehadiran Jusuf Kalla (JK) di pilpres-pilpres sebelumnya sebagai calon wakil presiden (cawapres).

JK sendiri dua kali menjabat sebagai Wapres. Pertama menjadi wapres pada periode 2004-2009 bersama Presiden SBY, dan kedua saat mendampingi Presiden Joko Widodo pada periode 2014-2019.

Menurut survei, ketiga tokoh dari Indonesia Timur yang potensial masuk dalam bursa Pilpres 2024, di antaranya, Gubernur (NTB Zulkieflimansyah (20,8%), Gubernur Bali I Wayan Koster (15,2%) dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor (12,3%).

"Minimal sebagai cawapres. Mengacu pada hasil survei yang banyak menginginkan kombinasi militer-sipil atau sipil-sipil, sangat mungkin nama seperti Zulkieflimansyah atau tokoh masyarakat lain seperti Abraham Samad dan TGB Zainul Majdi muncul sebagai kandidat kuat cawapres yang datang dari timur Indonesia," ujar Hendri dalam rilis survei yang dilakukan secara virtual melalui Youtube Refly Harun, Kamis (6/5).

Hendri menambahkan, terdapat nama menteri dan mantan menteri atau pejabat setingkat menteri yang muncul di dalam survei ini.

Nama Susi Pudjiastuti mendapatkan nilai tertinggi dengan 22,2%, diikuti Mahfud MD 17,8%, Gatot Nurmantyo 16,7%, lalu ada Erick Thohir 16,1%.

Menurut Hensat, para pejabat dan mantan pejabat ini juga akan memiliki peluang mengisi panggung politik pada Pilpres 2024.

Hal itu karena nama-nama tersebut saat ini sedang menjabat menteri Jokowi sehingga memiliki panggung politik yang lebih luas.

"Jadi nama-nama seperti Susi Pudjiastuti, Sudirman Said, Erick Thohir, Mahfud MD, tokoh oposisi Gatot Nurmantyo tidak bisa dikesampingkan," kata Hendri.

Pendiri KedaiKOPI ini juga menegaskan bahwa kemunculan tokoh dari kalangan TNI dan Polri tidak boleh diabaikan begitu saja.

Masih ada banyak tokoh potensial dari kelompok yang punya kapasitas politik kuat saat ini.

"Belum lagi para tokoh TNI/Polri yang muncul di survei sebelumnya seperti Tito Karnavian, Budi Gunawan, Boy Rafli, atau Doni Monardo," katanya.*

Tag:

comments