Isu Reshuflle Sesuai Primbon Jawa, Rocky Gerung: Bodoh, Ngapain Didengerin!
search

Isu Reshuflle Sesuai Primbon Jawa, Rocky Gerung: Bodoh, Ngapain Didengerin!

Zona Barat
Rocky Gerung: Politeia.id/Ist

Politeia.id -- Pengamat politik Rocky Gerung menilai pengumuman perombakan kabinet sesuai primbon Jawa merupakan suatu kebodohan. Menurut dia, tak ada poin penting yang didapat dari isu tersebut.

Pasalnya, kata Rocky, reshuffle merupakan amanat Undang-undang Dasar (UUD) 1945 sebagai hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini diungkap Rocky Gerung dalam diskusi daring Narasi Institute bertajuk "Menimbang Kementerian Baru dan Reshuflle Kabinet di Tengah Pandemi", Jumat (23/4).

"Itu dari mana (orang) yang bisa prediksi hari Rabu. Kacaunya ada di situ, kita seolah-olah mendapat info. Katanya dapat info.  Istana mau reshuffle. Gak dong, infonya dari UUD. UUD bilang begitu, reshuffle hak prerogatif presiden. Jadi gak ada poin (isu reshuffle sesuai primbon), stupidity ada di situ. Ngapain didengerin," kata Rocky Gerung.

Menurut Rocky, hal yang paling penting dari isu reshuffle bukanlah tentang kebiasaan Jokowi mengumumkan kabinet pada hari Rabu sesuai primbon Jawa. Sebab pada hari lain terdapat pertemuan antar partai politik yang menimbulkan spekulasi politik baru.

"Kemarin ada pertemuan Demokrat dan PKS, terus (pada) Selasa ada pertemuan PKS dan PAN, kemudian PKS dan PPP. Tafsirannya apa? Istana mau membujuk PKS ke kekuasaan melalui PPP, atau PPP keluar dari kekuasan. Itu lebih penting untuk menghitung kalkulasi politik presiden. Karena ada tukar tambah baru di luar pemerintah, maka itu menimbulkan spekulasi baru," jelasnya.

Isu reshuffle mengemuka DPR menyetujui pembentukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan juga Kementerian Investasi dalam rapat paripurna pada Jumat (9/4).

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin meyakini reshuffle akan diumumkan Presiden Jokowi pekan ini.

Para pengamat memprediksi perombakan kabinet dilakukan pada Rabu pekan ini. Hal itu berkaca dari kebiasaan Jokowi yang kerap melakukan perombakan kabinet sesuai primbon Jawa. Setidaknya, sejak menjabat 2014 lalu, eks Wali Kota Solo, Jawa Timur itu sudah lima kali melakukan reshuffle pada hari Rabu.

Menurut kalender Jawa, tiga reshuffle kabinet dilakukan pada Rabu Pon. Sementara dua reshuffle kabinet dilakukan pada Rabu Pahing. Namun, hingga mendekati akhir pekan, reshuffle tak juga diumumkan. Jokowi justru memiliki agenda lain yakni melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pada Rabu (21/4).

 
 

Tag:

comments