Bitcoin Anjlok 5,8% Setelah Biden Naikkan Pajak Capital Gain Dua Kali Lipat
search

Bitcoin Anjlok 5,8% Setelah Biden Naikkan Pajak Capital Gain Dua Kali Lipat

Zona Barat
Bitcoin anjlok setelah Joe Biden naikkan pajak capital gain. Foto: Coindesk.com.

Politeia.id -- Harga Bitcoin turun untuk ketujuh kalinya dalam delapan hari, memperpanjang kerugian setelah Presiden Joe Biden disebut mengusulkan hampir dua kali lipat pajak capital gain untuk orang kaya.

Menurut laporan Bloomberg, Jumat (23/4), Biden akan mengusulkan tarif pajak capital gain untuk orang kaya menjadi 39,6 persen untuk membantu membayar sejumlah pengeluaran yang mengatasi ketidaksetaraan yang sudah berlangsung lama.

Bagi mereka yang berpenghasilan US$1 juta atau lebih, tarif tertinggi baru, ditambah dengan pajak tambahan yang ada pada pendapatan investasi.

Itu berarti bahwa tarif pajak federal untuk investor kaya bisa mencapai 43,4 persen. Sementara, tarif marjinal baru 39,6 persen akan meningkat dari tarif dasar saat ini 20 persen.

Dengan penurunan ini, mendorong Bitcoin turun sebanyak 5,8% menjadi sekitar US$48.596 karena terus kehilangan momentum.

JPMorgan Chase & Co. dan Tallbacken Capital Advisors LLC baru-baru ini memperingatkan ada potensi penurunan lebih lanjut setelah kripto terbesar itu jatuh kembali dari rekor tertinggi $ 64.870 pada 14 April dan mengambil level teknis utama.

"Bitcoin telah tergelincir di bawah dukungan pergerakan rata-rata 50 hari yang dimilikinya melalui reli ini," kata Pankaj Balani, CEO Delta Exchange, menambahkan, "Sepertinya ada lebih banyak kerugian di sini."

Menurut analisis, masalah pajak mungkin membebani investor mata uang digital saat ini.

Investor AS dalam aset digital, yang telah maju lebih dari 70 persen tahun ini meskipun mengalami kemunduran baru-baru ini, sudah menghadapi pajak capital gain jika mereka menjual kripto setelah menahannya selama lebih dari setahun.

Bitcoin sendiri telah menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka yang membeli Bitcoin setahun yang lalu mendapatkan hampir 575 persen keuntungan. Untuk investor yang membeli pada April 2019, kira-kira 800 persen.

"Salah satu hal terbesar yang harus Anda khawatirkan adalah bahwa hal-hal dengan keuntungan terbesar akan paling rentan terhadap penjualan," kata Matt Maley, kepala strategi pasar Miller Tabak + Co.

Co-founder dan mantan CEO Microsoft Bill Gates sebelumya telah meyakini segala sesuatu terkait Bitcoin akan semakin buruk di masa depan.

"Gates telah berbicara tentang cryptocurrency cukup lama. Jelas sekali dia bukan penggemar," ujar analisis pasar saham, saluran YouTube MHFIN.

Gates bukan satu-satunya miliarder yang menentang mata uang digital.

Warren Buffett, pimpinan dan CEO Berkshire Hathaway, berulang kali mengatakan Bitcoin adalah investasi yang buruk dan berisiko.

Sebelum pertemuan tahunan Berkshire 2018, dia membandingkan cryptocurrency dengan kemungkinan kotak racun tikus.

"Bitcoin itu sendiri tidak menciptakan apa-apa. Saat Anda membeli aset nonproduktif, yang Anda andalkan adalah orang berikutnya akan membayar Anda lebih banyak karena mereka bahkan lebih bersemangat jika ada orang lain yang datang," jelasnya kepada CNBC.*

Tag:

comments