Pengamat: Kasus Joseph Paul Zhang Bisa Picu Aksi Teror ke Umat Kristen
search

Pengamat: Kasus Joseph Paul Zhang Bisa Picu Aksi Teror ke Umat Kristen

Zona Barat
Tersangka peninstaan agama Joseph Paul Zhang. Foto: Politeia/Tribun.

Politeia.id -- Peneliti terorisme Universitas Indonesia Ridlwan Habib mengklaim bahwa kasus yang menimpa Joseph Paul Zhang bisa memicu aksi teror kelompok teroris.

Dengan status keagamaan Paul Zhang sebagai orang Kristen, sangat rentan aksi balas dendam kelompok teror seperti JAD atau ISIS untuk melalukan tindakan teror.

"Paul jelas identitas keagamaannya. Ini berbahaya karena bisa jadi alasan pembenaran kelompok teror melakukan aksinya," ujar Ridlwan kepada Antara, Kamis (22/4).

Menurut Ridlwan, Polri sebaiknya segera membuat tim khusus untuk mengejar Paul Zhang di luar negeri.

Ridlwan meminta keluarga Paul di Tegal atau di tempat lain di Indonesia harus dilindungi ketat karena masalah tersebut sangat serius.

Dalam open source intelligence monitoring, tampak ratusan akun mengancam akan membunuh Paul Zhang di media sosial.

"Dari ratusan itu, kalau 1 saja benar-benar melakukan aksinya, akan mengancam situasi keamanan pada bulan Ramadhan," tuturnya.

Karena itu, perlu kerjasama lintas badan intelijen untuk menangkap Paul Zhang. Masyarakat diminta tidak terpengdaruh kasus Paul Zhang.

Untuk kasus intoleransi seperti kasus Paul Zhang, ia meminta agar diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian dan tidak perlu membuat opini yang memicu tindakan intolernasi di media sosial.

Paul Zhang sebelumnya telah ditetapkan Polri sebagai tersangka penistaan agama setelah pernyataannya di media sosial menimbulkan kemarahan umat Islam.

Bareskrim Polri pun telah menetapkan Paul Zhang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena sedang berada di luar negeri.

Paul Zhang menobatkan dirinya sebagai nabi ke-26 setelah Muhammad SAW dan juga menyebut Allah orang Islam mengurung diri di Kabbah, Mekkah, Arah Saudi.

Kementrian Komunikasi dan Informatika akhirnya memblokir sekira 20 konten media sosial Paul Zhang.

Saat ini, Polri sedang mengejar Paul Zhang dan berupaya menangkapnya setelah muncul tekanan massa Islam.

Sejak 2018, Paul Zhang telah meninggalkan Indonesia tetapi masih tetap menggunakan warga negara Indonesia di paspornya.

Hal itu mendorong sejumlah tokoh Islam meminta pemerintah membekukan paspor Youtuber kontroversial tersebut.*

Tag:

comments