Bunga Kredit Sudah Single Digit, BI Harap Bisa Turun Lagi
search

Bunga Kredit Sudah Single Digit, BI Harap Bisa Turun Lagi

Zona Barat
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Bank Indonesia)

Politeia.id -- Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyambut baik penurunan suku bunga dasar kredit perbankan pada awal tahun 2021. Meski begitu, ia berharap tren penurunan bunga ini tak lantas berhenti.

"Alhamdulillah suku bunga dasar kredit sudah single digit. Meskipun kami masih tetap harapkan bisa turun lebih lanjut lagi," kata Perry, Selasa (20/4).

Penurunan suku bunga dasar kredit perbankan tersebut dinilai sebagai respons keputusan bank sentral yang memangkas suku bunga acuan secara signifikan sejak tahun lalu. Ditambah lagi kondisi likuiditas perbankan belakangan makin longgar.

Perry menjelaskan, suku bunga kredit perbankan turun hingga 171 basis poin per Februari 2021. Penurunan terdalam terjadi pada bank milik pemerintah dengan capaian 266 basis poin menjadi 8,7 persen.

Berdasarkan segmennya, penurunan terdalam pun terjadi pada kredit mikro yang mencapai 346 basis poin. Hanya saja, posisi suku bunga kredit segmen ini masih paling tinggi.


Adapun suku bunga kredit untuk segmen KPR turun 194 bps menjadi 8,19 persen, konsumsi non-KPR 193 bps menjadi 8,25 persen, korporasi 139 basis poin menjadi 8,26 persen.

"Dan ritel turun 136 bps menjadi 8,84 persen," kata Perry.

Pertumbuhan kredit secara year-to-date mulai tercatat positif pada akhir kuartal pertama tahun ini. Hal ini justru menunjukkan penyaluran kredit perbankan pada masa pemulihan ekonomi masih berjalan.

BI mencatat pertumbuhan kredit per Maret 2021 terkontraksi 4,13 persen secara year on year (yoy). Jumlah penyaluran kredit per Maret 2021 berada di kisaran Rp 5.542,78 triliun, atau lebih tinggi 1,11 persen secara year-to-date (ytd) dari Rp 5.481,56 triliun pada akhir Desember 2020.

Sementara itu, pada bulan sebelumnya yakni Februari 2021, penyaluran kredit tercatat Rp 5.419,1 triliun, masih minus 1,13 persen secara ytd serta terkontraksi 2,15 persen secara year on year (yoy). Dengan demikian, pada periode Maret 2021, ada pertumbuhan sebesar 2,28 persen secara month to month.

Tag:

comments