Joseph Paul Zhang Sebut NU Bantai 3 Juta Orang PKI, Haikal Hassan: Orang Ini Sangat Berani
search

Joseph Paul Zhang Sebut NU Bantai 3 Juta Orang PKI, Haikal Hassan: Orang Ini Sangat Berani

Zona Barat
Pendakwah dan pakar sejarah Islam Haikal Hassan. Foto: Politeia/Net.

Politeia.id -- Pernyataan kontroversial Joseph Paul Zhang dalam sebuah video di media sosial memicu kemarahan umat Islam Indonesia.

Salah satunya tentang keterlibatan Nahdatul Ulama (NU) yang ikut membantai sekitar 3 juta orang yang terafiliasi dengan PKI.

Haikal Hassan Baras, seorang pendakwah Islam dan pakar sejarah Islam pun turut menyoroti pernyataan kontroversial tersebut.

Dalam pernyataannya, Haikal Hassan menyebut bahwa Joseph Paul Zhang adalah seorang Youtuber yang sangat berani menuduh organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.

"Si Joseph Paul Zhang menuduh NU membantai 3 juta rakyat yang dituduh PKI? Kalau bener, berani banget nih orang! Ada yang punya rekamannya?" tulis Haikal di akun Twitter-nya, Selasa (20/4).

Dalam sebuah pernyataan kontroversial, Joseph Paul Zhang memang pernah membela PKI yang merupakan partai terlarang.

Hal itu terlihat dalam video yang diunggah YouTube Cahaya Islam Channel akhir tahun lalu.

Dalam video tersebut tampak sosok Jozeph Paul Zhang tengah melakukan diskusi perihal PKI.

Joseph mempertanyakan seberapa jahat PKI terhadap rakyat Indonesia.

Menurutnya PKI punya andil besar dalam perjuangan kemerdekaan, mulai pemberontakan tahun 1926 dan pemberontakan 1948.

"Apakah PKI jahat? Jahatnya dimana? Justru di zamannya PKI itu yang memimpin pemberontakan PKI tahun 1926 dan 1948. Nah NU ini jadi korban berapa banyak yang jadi korban ngga nyampe 500 total dari tahun 1926 sampai 1945," paparnya.

"Tapi berapa yang dibantai orang yang dianggap PKI sama orang NU? 3 juta oleh orang NU ya kan, kan dulu musuhnya sama NU," tambahnya.

Jozeph juga menyebut bahwa PKI sebetulnya orang yang jujur. Gerakannya yang menculik 7 jendral merupakan bentuk kritik.

Ia menyebut bahwa di era Soekarno banyak jenderal yang bergaya hidup hedon, tidak sesuai kondisi rakyat.

"Pada kenyataannya PKI itu mengkritik Soekarno karena jendral-jendralnya itu hedonisme hidupnya. Jadi PKI itu justru yang mengajarkan rakyat itu hidup bener," katanya.

Menanggapi pernyataan kontroversial Joseph Paul Zhang, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H A Helmy Faishal Zaini mengecam keras karena dianggap menghina dan mencederai keyakinan dan ajaran umat Islam.

PBNU menyebut pernyataan yang dikeluarkan tersebut masuk ke dalam penghinaan terhadap keyakinan umat Islam. Namun ia mengajak kepada umat Islam untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dan melakukan hal-hal di luar koridor hukum yang berlaku.

"Meminta aparat keamanan, dalam hal ini Polri, untuk segera melalukan langkah kongkret mengusut dan menangkap Joseph Paul Zhang atas perbuatannya tersebut," katanya dalam pernyataan sikap PBNU terkait Joseph Paul Zhang, Minggu, (18/4).

Ketua PBNU Robikin Emhas memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang dengan sigap melakukan penyelidikan melalui koordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui secara pasti keberadaan Joseph Paul Zhang.

Robikin berharap, jika nantinya sudah cukup bukti-bukti penyelidikan untuk segera dilakukan penyidikan.

Terkait hal ini, PBNU mempercayakan semua kepada kepolisian.

Ia percaya kepolisian bisa membawa yang bersangkutan ke meja pengadilan untuk dimintai pertanggungjawaban.

"Jangan menari di atas genderang orang lain. Jadi kita tetap mempercayakan ini semuanya kepada kepolisian," pungkasnya.*

Tag:

comments