PDIP Dorong BRIN Jadi Badan Otonom di Bawah Presiden
search

PDIP Dorong BRIN Jadi Badan Otonom di Bawah Presiden

Zona Barat
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Politeia/DPP PDIP.

Politeia.id -- PDI Perjuangan mendukung Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) berada langsung di bawah presiden setelah Kementerian Ristek dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dilebur jadi satu.

Selama ini, BRIN yang dibentuk pada tahun 2019 ini berada di bawah Kementrian Riset dan Teknologi.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sebagai lembaga otonom BRIN akan menjadi lembaga yang kuat di masa depan.

"Nasibnya BRIN makin kuat. BRIN di bawah presiden. BRIN makin menjadi sebuah infrastruktur yang sangat penting bagi percepatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi itu," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4).

Hasto menegaskan komitmen partai banteng yang ingin menjadikan BRIN sebagai wadah yang mendorong kemajuan riset dan inovasi Indonesia.

"Bagi PDI Perjuangan, dalam kerangka ideologis, BRIN inilah yang akan menjadi penopang agar Indonesia berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memang berkeinginan menjadikan BRIN sebagai lembaga otonom, yang terpisah dari Kemenristek.

Jokowi melayangkan surat nomor R-14/Pres/03/2021 kepada DPR meminta pertimbangan ihwal BRIN yang akan dilepaskan dari Kemenristek menjadi badan otonom.

Salah satu alasannya adalah karena BRIN dibentuk Presiden melalui Perpres dan agar BRIN sinkron dengan UU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Dalam sidang paripurna DPR 9 April, mayoritas parlemen menyetujui penggabungan dua kementrian, yaitu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kemenristek.

Dengan demikian, BRIN akan menjadi lembaga otonom yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.*

Tag:

comments