Pemerintah Salurkan 15 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
search

Pemerintah Salurkan 15 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Zona Barat
Kepala BNPB Doni Monardo meninjau lokasi bencana di Alor. Foto: Politeia/Humas BNPB.

Politeia.id -- Pemerintah menyalurkan bantuan seberat 15 ton kepada warga terdampak bencana siklon tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan berupa paket sembako, tenda keluarga dan peralatan medis serta obat-obatan itu tiba di Bandar Udara El Tari, Kupang, Kamis (8/4) pagi, dibawa oleh pesawat kargo.

Dari Kupang, bantuan akan didistribusikan ke beberapa titik sasaran sebagaimana telah ditetapkan oleh pos komando (posko) bencana.

Kepala BNPB Doni Monardo dalam keterangannya mengatakan, BNPB mendorong bantuan seberat 15 ton tersebut disalurkan ke Kabupaten Lembata dan Alor, dua kabupaten yang terdampak besar akibat bencana.

Ia pun meminta agar setiap bantuan logistik yang datang untuk segera disalurkan kepada masyarakat.

Ia memerintahkan jajarannya agar memastikan bantuan tersalur tepat sasaran kepada warga terdampak.

"Jangan menimbun logistik di gudang, apapun bentuknya. Kecuali jika sudah kebagian semua dan ada cadangan. Maka dilihat jangan sampai ada daerah yang tidak terjangkau atau tidak terbantukan," ujarnya saat rapat koordinasi antarposko di beberapa wilayah NTT, Rabu (7/4).

Doni pun meminta semua pihak yang mengetahui adanya daerah yang masih mengalami kesulitan akses agar melaporkan dan memberikan informasi ke posko bencana.

Doni sendiri telah meminta dukungan penuh kekuatan TNI dan Polri untuk menembus medan berat ke lokasi terdampak di wilayah NTT.

Salah satunya, penggunaan fasilitas transportasi udara milik Polri untuk mengangkut tim ortopedi ke 11 kabupaten di NTT yang terdampak.

Sebanyak enam helikopter yang dikhususkan untuk menyalurkan bantuan logistik ke daerah terdampak.

Tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, helikopter juga difungsikan untuk mengakomodasi warga rentan yang membutuhkan pertolongan darurat, termasuk mengangkut tim medis ke lokasi bencana.

Doni menerangkan, pihaknya saat ini terus melakukan upaya penanganan darurat, seperti evakuasi korban, pelayanan warga di pengungsian, pendistribusian bantuan, pendataan maupun pembukaan akses ke daerah yang masih terisolasi.

Dalam kerjasama dengan berbagai pihak, BNPB juga telah menyediakan pelayanan dapur umum bagi warga terdampak bencana di mana TNI di bawah Kodam Udayana menggelar 28 dapur umum yang tersebar di 8 kabupaten terdampak.*

Tag:

comments