Hujan Deras Guyur 26 Titik di Jakarta, 193 RT Terendam Banjir
search

Hujan Deras Guyur 26 Titik di Jakarta, 193 RT Terendam Banjir

Zona Barat
Sejumlah titik di Jakarta terendam banjir akibat hujan deras pada Jumat (19/2) malam hingga Sabtu (20/2) pagi. Foto: Politeia.id/Net.

Politeia.id -- Hujan deras mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (19/2) malam hingga Sabtu pagi.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut dimulai pada pukul 23.45 WIB dan baru berhenti pada pukul 06.00 WIB, pagi ini.

Sebanyak 26 titik di wilayah Jabodetabek terdampak hujan paling deras dan lama sejak akhir tahun lalu.

Titik-titik hujan tersebut tersebar mulai dari Bekasi hingga Tangerang.

Menurut laporan Radio Sonora FM92, 26 titik terdampak hujan tersebut, yakni:

1. Komplek Pemda Jati Asih
2. Villa Mutiara Serpong, Tangerang 3. Jalan Kp Tengah, Pasar Rebo, Jakarta Timur
4. Perumahan Puri Kartika Lama, Ciledug, Tangerang
5. Komplek Maharta, Ciledug
6. Ruas Tol Wiyoto Wiyono, Tol Simpang Cawang arah Tanjung Priok
7. Pondok Maharta, Jalan Kakaktua Raya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren
8. Puri Gading Utara Raya, Bekasi 9. Perumahan Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi
10. Perumahan Mustika Park Place
11. Komplek Huma Akasia, Bekasi
12. Jalan Raya Munjul arah Cibubur 13. Jalan Sarbini 3, Makassar, Jakarta Timur
14. Jalan Inpres V, Kelurahan Gaga, Tangerang
15. Stasiun Pondok Ranji, Kebayoran Lama
16. Perumahan Karawaci Residence 17. Pinang Griya Permai, Ciledug 18. Jatipadang 3, Pasar Minggu
19. KM 8 Tol Jakarta-Serpong
20. Komplek Purebeta, Joglo, Jakarta Barat
21. Perum Taman Cibodas, Tangerang 22. Komplek Taman Permata Indah, Penjaringan
23. Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan 24. Jalan Mawar 4, Taman Cibodas, Tangerang
25. Blok F daerah Binong, Curug, Tangerang
26. Jalan Kemang Selatan IV, Jakarta Selatan

Akibat hujan deras di puluhan titik tersebut, sebanyak 193 RT di Jakarta pun terendam banjir.

Tinggi permukaan air di wilayah tersebut berkisar antara 30-150 cm.

Melansir Kompas.com, sejumlah wilayah terdampak banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan air dari kali.

Beberapa kali tersebut, yaitu Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan di Jakarta Selatan, serta luapan PHB Sulaiman, Kali Sunter, Kali Cipinang di Jakarta Timur.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto mengatakan, 44 RT dari 29 RW di Jaksel terdampak banjir dengan ketinggian 40-150 cm.

Sebanyak 7 KK dengan total 19 jiwa yang terpaksa mengungsi akibat banjir.

Di Jakarta Timur, ada 50 RW terdampak, terdiri dari 143 RT, dengan ketinggian 40-180 cm, dan 372 KK dengan total 1.361 jiwa sedang mengungsi.

Sementara di Jakarta Barat ada 4 RW dan 6 RT terdampak.

"Secara keseluruhan, sebanyak 193 RT dari total 30.470 RT yang terdampak, dengan persentase RT terdampak sebesar 0,633 persen," kata Sabdo dalam keterangan tertulis, Sabtu, melansir Kompas.com.

Ia menerangkan bahwa total ada 379 KK dengan 1.380 jiwa yang mengungsi akibar banjir di Jakarta.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini.

BPBD Jakarta menghimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap banjir.

Menurut data BPBD Jakarta, akan ada hujan deras sepanjang 20-21 Februari.

Masyarakat juga dihimbau agar tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah upaya mencari perlindungan akibat bencana banjir.*

Tag:
comments