Jokowi Resmikan Tol Kayu Agung-Palembang, Dorong Daya Saing dan Sentra Ekonomi Baru
search

Jokowi Resmikan Tol Kayu Agung-Palembang, Dorong Daya Saing dan Sentra Ekonomi Baru

Zona Barat
Presiden RI Joko Widodo. Foto: Twitter.

Politeia.id -- Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang di Provinsi Sumatra Selatan, Selasa (26/1). Jalan tol sepanjang 42,5 kilometer itu menjadi sentra ekonomi baru yang menghubungkan beberapa wilayah strategis di Pulau Sumatra.

"Alhamdulillah, jalan tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 42,5 kilometer sudah selesai, sudah rampung dan siap untuk digunakan pada hari ini," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di Gerbang Tol Kramasan, Ogan Ilir, seperti terlihat di Youtube Sekretariat Presiden.

Kepala Negara menjelaskan, ruas tol tersebut merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra yang akan menghubungkan Lampung di ujung timur sampai Aceh di ujung barat Pulau Sumatra.

Jalan tol tersebut juga adalah poros terpenting dari jalan tol Trans Sumatra dan menjadi poros utama Sumatra bagian selatan, sebagai ruas terakhir yang menghubungkan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dengan Palembang.

Jokowi berharap pemerintah daerah untuk menyambungkan ruas tol Kayu Agung-Palembang yang baru saja diresmikan dengan sentra perekonomian baru.

"Saya titip kepada Gubernur, kepada Bupati/Wali kota, agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra-sentra perkebunan," katanya.

Jokowi menilai bahwa koridor jalan tol terdapat potensi pengembangan wilayah menjadi kawasan yang produktif di berbagai sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Jalan tol ini tidak hanya menghubungkan antarwilayah antardaerah, tapi juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Selatan, juga menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Jokowi pun meminta pemerintah daerah untuk terus gencar mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing.

Tidak hanya itu, ia meminta agar koridor jalan tol dapat dijadikan sebagai sebuah keunggulan serta meningkatkan daya saing ekonomi.

"Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen. Efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan daya saing yang besar bagi Palembang dan Lampung," terang Jokowi.

Adapun ruas tol Kayu Agung-Palembang memiliki panjang 42,5 kilometer dari 111,69 kilometer panjang keseluruhan Jalan Tol Kapalbetung (Kayu Agung-Palembang-Betung).

Tol Kayu Agung-Palembang-Betung terbagi menjadi Seksi 1A Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 33,50 km, Seksi 1B Jakabaring-Kramasan sepanjang 9 km, Seksi 2 Jalintim-Musilindas sepanjang 24,90 Km, dan Seksi 3 Musilindas-Betung sepanjang 44,29 km.

Keberadaan jalan tol Kayu Agung-Palembang ini terhubung dengan dengan Tol Trans Sumatra lainnya, yaitu Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung yang telah diresmikan Jokowi pada 15 November 2019 lalu.

Dengan jalan tol baru, akan mampu memangkas waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Palembang dengan jarak 373 kilometer secara signifikan, dari 12 jam menjadi hanya sekitar 3-3,5 jam.

Dengan demikian, Provinsi Lampung kini semakin terkoneksi dengan Provinsi Sumatra Selatan. Selanjutnya, dari Betung direncanakan akan tersambung dengan Provinsi Jambi.

Adapun keseluruhan panjang Jalan Tol Trans Sumatra mencapai 2.992 kilometer, dengan 657 kilometer ruas jalan tol telah dapat digunakan.

Sementara, 608 kilometer dalam tahap konstruksi, 430 kilometer memasuki persiapan konstruksi, dan direncanakan pembangunan untuk 1.297 kilometer lainnya akan segera menyusul.*

Tag:

comments