Terlibat Kejahatan Seksual, Pendiri Sekte Seks Harun Yahya Dihukum 1.075 Tahun Penjara
search

Terlibat Kejahatan Seksual, Pendiri Sekte Seks Harun Yahya Dihukum 1.075 Tahun Penjara

Zona Barat
Harun Yahya alias Adnan Oktar. Foto: DW.

Politeia.id -- Pengadilan Turki menghukum pendiri sekte seks Turki Adnan Oktar atau dikenal dengan Harun Yahya lebih dari 1.000 tahun penjara atas kejahatan seksual yang dilakukan selama bertahun-tahun pada Senin (11/1).

Selain kejahatan seksual, penceramah televisi agama ini juga disebut melakukan penipuan serta percobaan spionase politik dan militer serta diduga punya hubungan erat dengan tokoh yang jadi musuh pemerintah Turki, Fethullah Gulen.

Harun Yahya divonis penjara 10 abad atas 10 dakwaan kejahatan yang disangkakan kepadanya. Hukuman penjara akan berjalan berurutan, meski penulis populer di kalangan Islam itu membantah tuduhan terhadapnya dan menuntut pembebasannya, demikian laporan Reuters.

Selama beberapa kali persidangan sebelum vonis, hakim di pengadilan sudah mendengar rincian dakwaan kejahatan seks yang dilakukan Harun Yahya dan sektenya.

Terungkap juga dari pengakuannya dalam suatu persidangan pada Desember 2020, bahwa harun Yahya memiliki hampir 1.000 wanita yang ditidurinya selama bertahun-tahun.

Salah seorang wanita yang hadir di persidangannya, yang hanya disebut bernama CC, mengatakan kepada pengadilan bahwa Harun Yahya telah berulang kali melakukan pelecehan seksual terhadapnya dan juga wanita lainnya.

Beberapa wanita yang diperkosa dipaksa untuk minum pil kontrasepsi. Menurut keterangan CC, ia sendiri telah bergabung dengan sekte Harun ketika masih17 tahun.

Harun Yahya betul-betul mengagumi kualitas perempuan dalam hidupnya. Bahkan selama acara ceramah agama di televisi miliknya, A9, ia juga didampingi banyak perempuan seksi, sehingga acara tersebut terkesan berbau mesum.

Harun Yahya, 64, pertama kali ditangkap aparat di Istanbul pada 2018. Kepolisian Turki juga mencokoknya karena ada kejahatan keuangan yang dilakukan bersama sektenya.

Sekte seks tersebut didirikannya pada tahun 1990-an bersama dengan beberapa rekannya. Sekte ganjil ini menjadi perhatian publik karena terlibat dalam berbagai skandal seksual.

Kepribadian ganda dijalani Harun Yahya selama hidupnya. Sebab ia juga terkenal sebagai penulis paling produktif.

Ia diketahui telah menulis lebih dari 300 buku, diterjemahkan ke dalam 73 bahasa, termasuk satu buku berjudul "The Atlas of Creation" dengan nama pena Harun Yahya.

Dalam buku setebal 770 halaman tersebut, ia berpendapat bahwa teori evolusi Darwin adalah akar dari terorisme global.

Harun Yahya juga menjalankan dua organisasi yang di dalamnya ia menjadi Presiden Kehormatan, yaitu pertama, Bilim Aratrma Vakf atau Yayasan Penelitian Sains.

Organisasi ini didirikan pada tahun 1990 dengan ttujuan untuk mempromosikan kreasionisme.

Yang kedua adalah Milli Deerleri Koruma Vakf atau Yayasan Perlindungan Nilai Nasional, didirikan pada tahun 1995, yang bertujuan untuk mempromosikan nasionalisme Turki.

Harun juga membentuk saluran televisi A9 online pribadi yang mulai mengudara pada tahun 2011. Saluran ini cukup menarik kecaman dari para pemimpin agama di Turki karena aksi mesum Harun dengan wanita-wanita seksi dalam acara-acaranya.

Saluran televisi ini sering didenda oleh pengawas media Turki, sebelum akhirnya disita oleh negara dan ditutup setelah tindakan keras polisi terhadap kelompok Harun.

Atas perbuatannya, otoritas Turki diketahui telah menghancurkan vilanya yang juga digunakan untuk studio TV A9, dan menyita semua propertinya pada tahun 2018.*

Tag:
comments