Jokowi Dikabarkan Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Gantikan Kapolri Idham Azis
search

Jokowi Dikabarkan Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Gantikan Kapolri Idham Azis

Zona Barat
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto: Humas Polri.

Politeia.id -- Presiden Joko Widodo disebut telah menunjuk Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Idham Aziz yang segera pensiun akhir bulan ini.

Informasi tersebut disampaikan secara sepihak oleh politikus pendukung pemerintah di DPR, sebagaimana dilaporkan Merdeka.com, Senin (11/1).

"Iya (Sigit dipilih Jokowi)," kata Politikus yang bernaung di Komisi III DPR ini, Senin (11/1).

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Istana terkait penjunjukan Sigit tersebut.

Di sisi lain, Mantan Ketua MPR, Amien Rais, memprediksi nama Sigit yang akan akan dipilih Jokowi sebagai Kapolri.

"Kalau saya tidak mendahului takdir, saya yakin yang akan dipilih Pak Jokowi itu Kabareskrim sekarang ini, yaitu Pak Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo," ujar Amien dalam video di akun Youtubenya yang dilihat pada Senin (11/1).

Pendiri Partai Ummat menyebut nama tersebut berdasarkan logikanya sebagai pengamat. Listyo dinilai Amien sebagai sosok yang paling aman, cocok, dan aman dengan Jokowi.

"Kalau saya keliru ya tidak apa-apa, tapi saya yakin ini (Listyo) yang akan dipilih dan DPR tinggal sami`na wa atho`na," ujar Amien.

Sigit, 51, memang disebut-sebut menjadi calon terkuat karena kedekatannya dengan Jokowi.

Kedekatan mereka mulai terjalin ketika Sigit menjabat sebagai Kapolres Solo saat Jokowi menjabat Walikota Solo di tahun 2011.

Kedua tokoh makin akrab ketika Jokowi menjadi Presiden tahun 2014. Sigit pun ditunjuk Jokowi sebagai ajudannya.

Bukan hanya soal kedekataan dengan orang nomor satu di Indonesia. Mantan Kapolda Banten (2016-2018) ini juga telah menunjukkan kinerja sebagai perwira Polri yang betul-betul bekerja demi rakyat Indonesia.

Tahun lalu, pria asal Ambon ini berhasil membuka kasus penyiraman terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan saat baru menjabat sebagai Kabareksrim Polri.

Kemudian, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 ini juga berhasil menangkap Djoko Chandra di Malaysia yang selama 11 tahun menjadi buronan kasus korupsi penggelapan dana perbankan.

Skandal tersebut melibatkan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Prasetijo Utomo.

Sigit sebelumnya bersaing empat jenderal bintang tiga lainnya untuk calon Kapolri. Mereka ialah Wakil Kepala Polri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjem Arief Sulistyanto, dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Agus Andrianto.

Melalui ciutan Twitter, Ketua Kompolnas Mahfud MD membeberkan kelima jenderal pengganti Jenderal Idham Azis yang pensiun pada 1 Februari 2021 tersebut.

"Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang," kata Mahfud.

Bila terpilih, Sigit akan menjadi Kapolri dari kalangan non-Muslim kedua setelah Jenderal Widodo Budidarmo (1974-1978), latar belakang agama yang selalu membayangi pencalonannya.

 

Catatan: Artikel ini telah mengalami perubahan pada pukul 19.41 WIB berupa penambahan komentar mantan Ketua MPR Amien Rais.

Tag:
comments