Gisel Tersangka Kasus Video Syur, Kutipan Bijak Roy Marten Trending
search

Gisel Tersangka Kasus Video Syur, Kutipan Bijak Roy Marten Trending

Zona Barat
Roy Marten memeluk putranya Gading Marten. Foto: dr Tompi/Twitter.

Politeia.id -- Nama Roy Marten menjadi trending topik pada Kamis (31/12) pasca penetapan Gisella Anastasia, mantan menantunya, sebagai tersangka dalam kasus penyebaran video syur 19 detik.

Roy Marten dibahas warganet sebanyak 22 ribu kali lantaran kebijaksanaannya dan kesabarannya menghadapi masalah yang menimpa mantan istri Gading Marten, anaknya.

Salah satu kutipan kata-kata yang menjadi populer di jagat Twitter berbunyi: "Menikahlah dengan perempuan yang ketika ada masalah ia lari ke Tuhan bukan ke laki-laki lain" (Roy Marten).

Beberapa kutipan lain yang dianggap berasal dari Roy Marten yang populer di jagat maya, antara lain:

"Perempuan adalah makhluk istimewa, sekaligus misteri alam yang terbesar. Kadang laki-laki gagal memahaminya karena ketika Hawa diciptakan, Adam sedang tertidur."

"Kekecewaan adalah cara Tuhan menyampaikan "Dia tidak baik, aku punya yang lebih baik dari dia."

"Jangan sampai lupa bahwa semua peristiwa adalah seizinnya dan semua akan segera berlalu."

Kata-kata tersebut belum tentu merupakan kata-kata Roy Marten, karena belum diketahui dari mana sumbernya.

Namun, warganet yang mencari kebijaksanaan tentu mau menyandingkan kutipan itu dengan kondisi yang sedang menimpa Gading Marten saat ini.

Kata-kata bijak itu serta merta merujuk pada pesan Roy Marten sebagai ayah kepada sang anak, Gading Marten, agar bisa menerima keadaan pahit yang dialaminya.

Gading dan Gisel diketahui menikah pada tahun 2013 dan melahirkan seorang putri bernama Gempi.

Berjalan enam tahun, rumah tangga pasangan selebritas ini goyang dan akhirnya resmi bercerai pada Januari 2019.

Tidak alasan mendasar yang pantas diketahui publik terkait perceraian itu. Baik Gading maupun Gisel, sama-sama menutup akar masalah yang menyebabkan keluarga mereka retak.

Ketika kasus video syur Gisel dengan seorang laki-laki berinisial MYD terungkap baru-baru ini, publik lantas melihatnya sebagai penyebab keretakan rumah tangga Gading dan Gisel.

Gisel dalam pengakuannya mengatakan bahwa kejadian sebagaimana terungkap dalam video syur itu dilakukan bersama MYD di sebuah hotel di Medan, Sumatra Utara, tiga tahun lalu.

Saat itu, Gisel masih berstatus sebagai sitri sah Gading. Apakah kasus itu sudah diketahui Gading, yang kemudian membuat rumah tangga mereka retak, belum pernah terungkap.

Yang pasti adalah bahwa Roy Marten sebagai ayahnya senantiasa memberikan nasihat agar sabar dan ikhlas menghadapinya.

Baru-baru ini, ketika Gisel tersandung kasus video syur, Roy Marten tidak lantas menghakimi mantan menantunya.

Berbicara kepada media, aktor kawakan itu pun ikhlas menerima kenyataan yang diterima Gisel. Bagi Roy Marten, setiap manusia memiliki sisi gelap dan terangnya masing-masing.

"Bahwa setiap orang punya sisi gelap. Cuma ada yang kelihatan, ada yang tidak terungkap, ada yang terungkap," ungkap Roy Marten di Jakarta, Rabu (30/12).

Ketika Gading dan Gisel berserai tahun lalu, Roy Marten pun turut prihatin dengan keterpurukan yang dialami putranya. Namun sebagai ayah, ia berharap Gading mendapatkan perempuan yang lebih baik.

"Apa ada yang lebih dari doa? Saya hanya doa. Karena itu hidup dia jadi saya hanya bisa mendoakan dan mendukung aja," ungkapnya.

Gisel sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka penyebaran video porno setelah mengakui sebagai pelaku dalam tersebut. Dengan penetapan itu, Gisel terancam hukuman 12 tahun penjara.

Selain Gisel, Michael Yukinobu Defretes (MYD), lawan mainnya juga terseret, bersama dengan dua penyebar video berinisial PP dan MN yang sudah terlebih dahulu ditetapkan tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penetapan Gisel dan MYD diperkuat dengan hasil pemeriksaan forensik video dan pengakuan kedua tersangka.

"GA mengakui, dikuatkan ahli forensik yang ada, ahli ITE yang ada. GA dan MYD mengakui yang ada di video tersebut," katanya kepada media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/12).

Gisel dan ketiga tersangka lainnya dijerat Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Atas penetapan tersangka tersebut, para tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.*

Tag:

comments